- Get link
- X
- Other Apps
~HATI -HATI DENGAN HATI ~
Aku Berkunjung Tanpa Jati Diri, Hanya Sekedar Ingin Berinteraksi, Melalui Tanda Rasa Sapa Makna, Demi Menjaga Ikrar Bersama Sang Pemilik Hati, Aku Hanya Ingin, Yang MenyapaKu Karena AksaraKu, Bukan Karena PribadiKu.
Aku Menyambut Yang Datang Atas Nama Kebebasan, Bukan Karena Keterikatan, Karena Aku Sadar, Tiada Ada Diri Yang Sejati Kecuali Maha Tinggi Dan Maha Suci Itu Sendiri.
Malam Ini Membawa Berita, KasihKu Yang Manja Itu Terlena Dalam Asa, Seperti Mimpi Yang Perlahan Hadir Didepan Mata.
Jauhh Dilubuk Hati Ini Ada Rasa Ketakutan, Tapi Ingin Mengikhlaskan, Ketika Malam Berubah Semakin Terang, Ada Jiwa Yang Bersorak Bahagia, Namun Ada Jiwa Yang Terkoyak Sepi.
Perlahan Mereka Yang Bertopeng Mulai Menampakan Diri, Sedikit Demi Sedikit Menjauhi, Tapi MimpiKu Semakin Terlihat Nyata, Kalbu Ini Tidak Pernah Salah Dalam Memandang, Tak Pernah Keliru Mengartikan Makna Sebuah Rasa.
Maafkan Jika RasaKu Terlalu Menggebu, Aku Memang Tak Tahu Malu, Perihal RasaMu Pun Aku Tak Tahu, Maaf Jika CaraKu Menuang Kasih MembuatMu Risih, Aku Tak Bermaksud Melebih, Namun Hanya Itu Yang Aku Fasih.
Maaf Jika Aku Melayang Di Luar Kepayang, KhayalKu Terbang Melampaui Ambang, Hingga Aku Terjebak Dan Tak Tahu Jalan Pulang, Maha Benar KataMu, Bila Rasa Tak SeharusNya Di Urai Dalam Bahasa, Agar Kasih Tak Berlebih, Dan Manis Tak Cepat Habis.
Namun Apa Daya, Jika Aksara CaraKu Berbicara, Kuharap Siap MembuatMu Berbahagia.
Kekasihh, Jangan Tertipu Oleh Dunia, Dan IkatanNya Hanya Memberi Nilai Arti Itu Sendiri, Jangan Mencerca Kewajiban Karena Takut Akan HasilNya, Takut Bertindak, Mengira Akan Terbelit KarmaNya.
Anggaplah Senang Dan Susah, Menang Dan Kalah, Untung Dan Rugi, Hidup Dan Mati, Sebagai Dua Hal Yang Sama, Bertempurlah Demi Tugas, Bersungguh-Sungguhlah Pada Cita-Cita Dan Dharma, Jangan Cemaskan AkibatNya.
Kekasihh, Kehidupan Bagaikan Hembusan Angin Yang Masuk Dalam Keabadian, Sejak Awal, Kehidupan Selalu Memperlihatkan Tanda Tangan Kematian, Mati Dan Hidup Adalah Saudara Kembar Dalam Sebuah Permainan RahasiaNya.
Perjalanan Adalah Soal Keberanian Yang Tidak Diajarkan, Rasa Prikemanusiaan Yang Tersembunyi Dibalik Kebesaran KuasaNya, Rahasia Dibalik Cahaya.
Entah Tidak Tahu, Kemana Arah JalanNya, Ke Takdir Yang Mana, Apakah Semua Akan Berakhir Menjadi Sebuah Cerita, Apakah Hadir Hanya Untuk Sekedar Berita, Apakah Singgah Menemani Berbenah, Ataukah Sedang Dipersiapkan Untuk Mendampingi Perjalanan SelanjutNya.
Tidak Mau Menerka, Sudah Tidak Bisa Mengungkap Asa, Yang Pasti Terbaik MenurutNya.
Pastikan Suatu Waktu Nanti, Saat Lelah Dalam Petualangan Panjang, Jemu Mengejar Cinta Semu, Pasti Akan Kembali Untuk Kemurnian Hati, Agar Kelak Mampu Mempersembahkan Kepada Sang Pemilik Secara Abadi.
Semakin Mengokohkan Hati, Semakin Terbiasa Dengan Segala Rasa Yang Ada, Pahit Manis Sama Saja, Jika Di Maknai Besar Hati Dan Lapang Dada, KenyataanNya Hingga Saat Ini, SegalaNya Bisa Terlewati, Dan KunciNya Adalah Cukup Jalani Saja Rasa Bersaksi Tanpa Menghakimi.
Apapun Yang Ada, Bagaimana AlurNya, Semua Itu Sudah Menjadi Rencana Terbaik Dari Pencipta Untuk Kita Semua.
Bahwa Segala Kejadian Dan Skenario Ruang Waktu, Yang Memenuhi Isi Kepala. Bahkan Tentang Rutin Bersilih Ungkapan Suara Dan Tanda.
Kalaupun Jarak Dan Jeda Ikut Menua Lewat Usia, Hati Dan Cinta Ini Tak Pernah Sekalipun Tiada.
Apa Yang Harus Di Tanam Dan Tumbuh Di Sana Itu PilihanKu, Hati Itu LahanKu, MilikKu, Mulia Abadi Ada Di DalamNya Juga SepenuhNya Tetap KuasaKu, Dari HatiMu Adalah Anugrah Kembali PadaKu. Satu Nama..Cinta..

Comments